Khutbah Ramadan

Segala puji bagi Allah, kami memohon pertolongan-Nya dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari keburukan diri kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada pula yang dapat memberinya petunjuk.


Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Maha Esa tanpa sekutu bagi-Nya. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diutus membawa kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan sebelum datangnya hari kiamat. Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh ia telah mendapat petunjuk. Barangsiapa mendurhakai keduanya, sesungguhnya ia tidak membahayakan siapa pun kecuali dirinya sendiri, dan sama sekali tidak mendatangkan mudarat bagi Allah.


Amma ba'du. Wahai manusia, sungguh telah datang menaungi kalian bulan yang agung lagi penuh berkah. Sebuah bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah Ta'ala telah mewajibkan puasa di siang harinya dan menjadikan salat malamnya sebagai ibadah sunah.


Barangsiapa mendekatkan diri di dalam bulan ini dengan satu kebaikan (sunah), maka nilainya seperti orang yang menunaikan ibadah wajib di bulan lainnya. Barangsiapa menunaikan satu ibadah wajib di dalam bulan ini, maka nilainya seperti orang yang menunaikan tujuh puluh ibadah wajib di bulan lainnya.


Ramadan adalah bulan kesabaran, dan ganjaran bagi kesabaran adalah surga. Ramadan juga merupakan bulan kepedulian (sosial), serta bulan di mana rezeki orang mukmin ditambah.


Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka ibadah itu menjadi pengampun dosa-dosanya, pembebas dirinya dari api neraka, dan ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.


Allah memberikan pahala ini kepada siapa saja yang memberi bukaan bagi orang berpuasa, meskipun hanya berupa seteguk susu atau seteguk air. Barangsiapa yang mengenyangkan orang berpuasa, maka Allah akan memberinya minum dari telagaku (Telaga Kautsar) dengan satu tegukan yang membuatnya tidak akan merasa haus lagi hingga ia memasuki surga.


Bulan ini adalah bulan yang permulaannya membawa rahmat, pertengahannya membawa ampunan, dan penghujungnya merupakan pembebasan dari api neraka. Oleh karena itu, perbanyaklah melakukan empat perkara di dalamnya dua perkara yang dapat mendatangkan keridaan Tuhan kalian, dan dua perkara yang pasti kalian butuhkan (kalian tidak bisa lepas darinya).

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post